Sempat Pagi Berbicara
Aku sempat berdebat dengan dinginnya pagi "aku sudah bosan dengan hal yang ini-ini saja" sampai kapan kamu mau tetap dengan kamu yang seperti itu? bukankah mentari sudah menanti langkahmu? Aku sudah tak mau berjalan di bawah teriknya. Dia hanya bisa membuatku lemas dan tak berdaya saja. Aku sudah tak mau mengenalnya. Terlebih saat dia sudah membuatku jatuh sejatuh-jatuhnya. "Lalu saat kau jatuh, apakah kau kehilangan harapan itu? Jika memang ia kau malah kehilangan semua harapanmu. Maka aku izinkan kau untuk tetap diam dan menatap langit. Tapi ingatlah bahwa harapan itu masih denganmu" Aku rasa harapanku sudah hilang ditelan silaunya cahaya dia. Perlahan dia membutakan mata ini Sampai aku tak berani membuka mata kembali Hanya karena aku takut jika aku buka mata ini semua harapanku akan hilang ditelan dia "Cobalah kamu sedikit membuka pikiranmu wahai anak muda Apakah dengan kamu hanya diam dan menatap langit-lang...