Ketika rindu ini datang, dan mencoba mengusik ketenangan.
Aku hanya bisa diam, tanpa satu patah katapun.

Rinduku bukan rindu biasa,
Namun rindu yang takan pernah ada ujungnya.
Ketika rindu Ini benar benar hadir membelenggu.
Biarkan hanya waktu yang menjawab.

Aku hanya bisa bicara lewat sujudku.
Biarkan hanya malam yang tau, dan langit gelap yang mendengar apa yang hati Ini bicarakan.
Dinginnya malam masih setia memeluk tubuh ini.
Berkat Dingin itu aku bisa tetap bangkit dan tetap dalam sujudku.

Tempat dimana aku bisa mencurahkan, keluh dan kesah yang kurasa.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah awal

Inilah Rasaku

Warna Pagi